Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Juli 2011

SHALAT KITA BUTUH


RENUNGAN AKAN SHALAT DARI HATI YANG JUJUR DAN LOGIKA

Shalat itu tidak akan menambah Kemuliaan dan Kesempurnaan Allah SWT, sebab tanpanya pun Allah SWT telah Mulia dan Maha Sempurna dengan Sendiri-Nya serta selamanya tiada awal dan akhir atas-Nya....


Shalat itu adalah Ibadah yang wajib bagi kita dan baik pula bagi kita..(sesungguhnya)
Dimana letak wajib-Nya..?? Sebagaimana disebutkan dalam banyak Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an dan Hadist Rasulullah SAW....
Penulis tidak merincinya dikesempatan ini, karena Penulis hanya umat yang masih banyak belajar....

Dimana letak baik dan butuhnya kita terhadap Shalat itu sendiri...??
Penulis coba berbagi renungan/ tafakur diri terhadap Shalat itu, kesimpulannya :

  1. Shalat itu baik bagi kita karena dengannya kita dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, yakni Sang Pencipta yang Maha Sempurna. Kita butuh akan Allah SWT sebab kita adalah hamba yang lemah, hamba yang selalu butuh bimbingan, pemeliharaan dan pertolongan dari-Nya. Sebgaimana binatang ternak terhadap tuannya, namun kita lebih mulia dari binatang, dan kita tuan yang tak akan mampu menciptakan ternak dan makanannya;
  2. Shalat itu baik dan kita membutuhkannya, karena Insya Allah dengan kita mngerjakannya dengan benar dan baik maka kita akan terhindar dari perbuatan yang keji dan munkar. Renungkanlah sejenak, dengan Shalat yang lazim kita kerjakan saja, kita masih suka/ sering terjerumus pada fikiran dan perbuatan yang keji dan munkar...apa jadinya bila kita melalaikan shalat itu..?, celakalah kita karenanya;
  3. Shalat itu baik dan kita membutuhkannya, karena Insya Allah dengan kita mngerjakannya dengan benar dan baik maka jiwa dan raga kita akan tenang, damai, dan bahagia selalu serta selamanya. Sebab melaluinya kita akan punya kesempatan tuk makin dekat dan mengenal lebih baik akan Allah SWT, yang dampaknya akan membuat kita makin yakin akan kesempurnaan Allah SWT.
Demikian kesimpulan penulis akan arti Shalat bagi diri kita, semoga hal baik yang terdapat dalam penulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, namun apabila ada banyak kekeliruan dalam penulisannya ini, maka penulis mohon dibukakan maaf yang sebesar-besarnya atas keterbatasan dan keawaman penulis terhadap Ilmu Agama.

Saran dan koreksi penulis harapkan bagi pembelajaran diri dan kita semua. Terima kasih.

Selasa, 28 Desember 2010

RENUNGAN 2

TAFAKUR #2

24 Desember 2010

Ya Allah...buruknya diri ini, yang telah menyia-nyiakan cinta dan kasih Mu yang Maha tak Terkirakan..

Bagaimana Tidak..??, Sejak ku dilahirkan kedunia yang fana (sementara) hingga usia ku saat ini, apa dan berapa banyak yang sudah ku lakukan untuk Ibadah ku kepada Mu wahai Allah SWT yang Maha Kasih dan Pemurah, banyak manakah dengan kezaliman dan kelalaian yang telah ku perbuat..?.

Sungguh ku takut bila banyak dari usia yang makin berkurang ini banyak yang telah kusia-siakan.

Tolong terima taubat hamba wahai Allah SWT yang Maha Pengampun dan Maha Berkehendak.

Ya Allah SWT yang Maha Kasih dan Pemurah, sungguh Engkau Zat Paling Pemurah dan Penyayang yang tiada satu pun hal/ zat lain yang menyamai Mu...

Aku *khianati Engkau dengan kelalaian Ibadah ku, ku zalimi diriku dengan perbuatan maksiat, yang karenanya tak akan sedikitpun mengurangi Ke Tuhan-an Mu, atau tak sedikitpun mengurangi Ke Maha Suci-an Mu dan Ke Maha Perkasa-an Mu, karena ku sadar semua Ibadah dan maksiat itu kembali kepadaku segala manfaat dan hikmahnya.

Setelah semua khianat dan maksiat-maksiat yang telah ku perbuat itu, lalu ku kembali bertobat kepada Mu wahai Allah SWT, dan ku yakin Engkau terima karena Engkau Maha Pengampun dan Pemurah.

Pengampunan dan Kemurahan Mu telah Engkau tunjukkan *sejak lama, karena ku sadar ini taubat ku yang kesekian kalinya, dan tetap saja tidak Engkau kurangi Kasih dan Pemurah Mu kepada hamba ini. Bila mahluk Mu yang ku perbuat demikian, maka pasti sudah *sejak lama ku ditinggalkan, ku dibenci, ku dihukum.

Maha Suci Engkau wahai Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Penyayang,

yang masih memberi nafas ini dari setiap helaannya, walau terkadang ku gunakan

untuk sebuah helaan napas penuh keluhan atas takdir-Mu kepadaku.

Maha Suci Engkau wahai Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Penyayang,

yang tetap memberi rizki dan kesehatan jasmani, serta berbagai kenikmatan lain yang tak terkira bagi hamba-Nya, walau telah begitu banyak kelalaian dan kemaksiatan diperbuatnya.

Maha Suci Engkau wahai Allah SWT yang Maha Pengampun lagi Pemurah,

yang tetap menerima taubat hambanya yang telah banyak berbuat kelalaian dan maksiat berulang-ulang.

Ya Allah SWT...jadikan taubat ini Taubatan Nasuha (Taubatan seperti Nasuha yang bertobat sesungguh-sungguhnya bertobat). Bimbing dan lindungi hamba dengan taufik hidayah Mu, agar ku selamat dunia terlebih khusus akhirat. Amin.

_____________________________________________________________________________________

● *khianati (khianat yang bermakna perumpamaan/ penyerupaan, karena Allah SWT tak dapat dikhianati oleh apapun dan siapapun).

● *sejak (sejak yang bermakna bagi diri sendiri bukan bermakna bagi Allah SWT, karena Allah SWT memang bersifat Pengasih dan Penyayang serta bersifat Maha Berkehendak tidak bermula dan tidak pula berakhir.)

Kamis, 16 Desember 2010

RENUNGAN _1

TAFAKUR

09 Desember 2010


Ya Allah... puji syukur ku atas segala nikmat yang telah Engkau berikan kepada ku, nikmat Iman, nikmat Islam, nikmat sehat, nikmat Isteri yang cantik, soleha, pengertian dan setia, nikmat anak yang sehat, tampan, pintar, lucu, dan Insya Allah anak yang soleh, serta banyak lagi nikmat2 lain yang tak mampu ku tuangkan semuanya Ya Allah.

Ya Allah...puji syukur ku pula atas nikmat ilmu dan hidayah yang Engkau berikan kepada ku melalui Ta’lim Ilmu yang selama ini telah subur menyirami jiwa ku, yang kesemuanya itu tentu atas kehendak dan atas izin Mu ya Allah SWT.

Ya Allah ...karena atas hidayah ilmu yang telah Engkau berikan kepada ku, maka diri ku pun mulai meninggalkan hal-hal yang Engkau larang atas ku, dari mata ini mulai ku kurangi dari memandang hal-hal yang tidak Engkau ridhoi atas ku, telinga ini mulai ku hindari dari mendengarkan hal-hal yang tidak Engkau ridhoi atas ku, tangan ini, kaki ini, perut ini, dan mulut ini, kesemuanya itu mulai kukurangi/ kuhindari dari hal-hal yang tidak Engkau ridhoi atas ku. Sebab hidayah ilmu yang Engkau berikan dan izinkan atas ku pula ya Allah, maka Alhamdulillah ya Allah kini aku makin sering membasahi bibir ini dengan berbagi kalimat-kalimat manis/bermanfaat/baik kepada saudara-saudara hamba sesama Muslim, akan tetapi ya Allah... Mengapa raga ini masih sulit, tertatih, bahkan terseok-seok jika ingin di gerakkan pada hal-hal yang Engkau perintahkan dan sarankan atas diri ini ya Allah...

Ya Allah...berilah hamba ini hidayah yang tiada henti melalui sanubari hamba atau melalui apapun kehendak Mu ya Allah. Beri hamba petunjuk, bukakan mata hati dan sanubari hamba ya Allah, agar hamba dapat melihat lebih banyak lagi hal-hal tidak baik yang ada pada diri hamba Mu ini.

Jika telah Engkau izinkan atas ku untuk mengetahui hal-hal yang tidak baik yang masih ada dalam diri ini, maka ya Allah... ku mohonkan pula kepada Mu, berikan hamba kekuatan dan kemampuan untuk memperbaikinya, agar kelak diri ini makin mampu dan ringan menggerakkan raga-nya untuk berbuat hal-hal yang Engkau perintahkan dan sarankan atas diriku ini... Amin

Akhir semua ini ya Allah..., izinkanlah hamba mu yang lemah, kotor penuh dosa, dan miskin ibadah terhadap Mu ini untuk berharap dan memohon sesuatu hal ya Allah...

Ya Allah Yang Maha Pemurah, Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang tolong berikan hamba ini kesempatan dan kekuatan untuk dapat benar-benar bertobat kepada Mu, berikan pula hamba kekuatan dan kemampuan menjadi hamba yang makmur dalam hal beribadah kepada Mu, bukakan pula hati sanubari ini agar dapat menjadi pecinta sejati Engkau Ya Allah SWT dan Rassulullah SAW.

Panggil jiwa ini menghadap keharibaan Mu wahai Allah SWT di saat jiwa ini telah tergolong/ termasuk dalam hamba-hamba Mu yang Engkau Ridhoi dan Engkau Cintai, serta telah Engkau jamin keselamatan dan kebahagiaannya alam akhirat Mu wahai Allah SWT Yang Maha Berkuasa dan Berkehendak... Amin.